Saya sudah beberapa kali ke stasiun Bogor. Tapi belum sekli pun ke Stasiun Bogor Paledang. Hanya lihat papan petunjuknya saja hehehe. Padahal saya itu rencananya pengin sekali jalan-jalan ke Sukabumi yang sudah jadi target saya sejak tahun 2025. Entahlah.. kalau ingat Sukabumi, saya langsung ingat Teh Desi Ratnasari si pemenang 2 Gadis Sampul 1988 itu sekaligus pelantun Tenda Biru hehehe. Tapi itu dulu.. sekarang kalau ingat kota berjulukan kota mochi itu, saya ingat Mas Yonal Regan dan Mbak Heni Hikmayani Fauzia, dua teman blogger yang tinggal di sana. Nah, dari tulisan-tulisan Mas Yonal dan Mbak Heni di blog masing-masing, secara tidak langsung, saya jadi banyak mengenal Sukabumi. Mulai dari alun-alunnya, tempat asyik buat nongkrong, beragam wisata alam yang ternyata banyak curug, dan hal-hal menarik lainnya. Makanya semakin kuatlah keinginan saya jalan-jalan ke Sukabumi. Dari sini kan bisa sekalian mampir ke Kota kembang. Bisa sekalian Review Bandung kan... Terus habis it...
Hari itu Sabtu 14 Maret 2026, cuaca sangat terik. Memang sudah 3 hari ini, cuaca sangat panas. Jadi mager mau ke mana-mana. Apalagi saat puasa begini, Cobaan makin terasa saat melewati penjual es buah hahaha. Makanya sebenarnya saya agak malas keluar rumah. Penginnya ngadem aja di rumah sambil menulis atau rebahan saja sambil nonton film di Netflix. karena banyak juga film dengan Cerita Hidup yang bisa jadi pelajaran dalam hidup ini. Maunya sih, seperti itu Syahrini… hehehe. Dan hidup kan, selamanya sesuai keinginan. Tapi hari itu, kebetulan saya ada janji bertemu dengan Bu Muthia ketua ClicKompasiana (Komunitas Penulis Kompasiana yang menggunakan commuter line, MRT, LRT, dan kereta api). Yang bikin semangat karena Bu Muthia akan membawakan saya parcel lebaran. Asyik kan. Apalagi parcel itu saya dapatkan sebagai salah satu pemenang lomba Cerita Mudik yang tayang di Kompasiana. Alhamdulillah ada kebanggaan tersendiri. Ketemuan di mana, ya? Jumat sore, Bu Muthia mengirim...